Bersamaan dengan berita-berita utama baru-baru ini tentang Jared Kushner dan Donald Trump mendorong untuk rencana “Perdamaian Timur Tengah” di Timur Tengah antara Israel dan tetangga-tetangga Arabnya, ini telah memicu banyak perhatian “profetik” mengenai peristiwa-peristiwa masa depan yang bertepatan dengan datangnya perjanjian damai yang suatu hari akan diimplementasikan oleh Antikristus dan akan diterima oleh Israel. Peristiwa ini akan mengarah pada penggenapan lebih lanjut dari Nubuat Alkitab yang disebutkan dalam kitab Daniel dan Kitab Wahyu.
Alkitab memberi tahu kita bahwa Antikristus yang akan datang ini akan mengokohkan perjanjian dengan banyak orang selama satu pekan, tetapi di tengah-tengah pekan itu, dia akan menghentikan kurban-kurban dan persembahan, dan di atas sayap kejijikan-kejijikan yang membinasakan dan hingga berakhir, dan yang ditetapkan akan dicurahkan ke atas yang membinasakan. (Daniel 9:27)
daniel-9-27
Istilah “Satu Pekan” dalam bahasa Ibrani שׁבוּעַ אֶחָד shavua echad ini merujuk kepada “7 Tahun”, mengindikasikan bahwa siapa pun Antikristus yang akan datang ini, dia akan dikenali karena duduk di meja perundingan bersama Israel dan musuh-musuh di sekitarnya dan akan mengokohkan perjanjian damai tertulis selama 7 tahun.
Penggenapan ayat ini pun membutuhkan berdirinya sebuah Bait Suci Ketiga dengan pelaksanaan kembali ibadah kurban-kurban harian seperti yang sudah dipersiapkan oleh Sanhedrin dan Temple Institute, dengan diawali pentahbisan mezbah kurban bakaran Bait Suci Ketiga pada hari terakhir perayaan Chanukkah 5779 pada 10 Desember 2018 lalu.
Namun, Firman Tuhan memberi tahu kita dalam Kitab 1 Tesalonika 5 bahwa, “ketika mereka mengatakan damai dan aman, maka tiba-tiba kebinasaan datang menimpa mereka, sama seperti rasa sakit bersalin pada wanita yang sedang mengandung, dan mereka sama sekali tidak bisa luput.”
Ini juga akan ditunjukkan ketika Antikristus melanggar perjanjian dengan Israel di tengah-tengah perjanjian 7 tahun itu dan dia akan mulai mengucapkan kata-kata sombong melawan Yang Mahatinggi, dan mulai membinasakan orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi dan dia akan mengalahkan mereka, kemudian dia akan menghentikan kurban-kurban dan persembahan-persembahan di Bait Suci Ketiga, berusaha untuk mengubah waktu dan hukum (Daniel 7). Orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi pada waktu itu akan diserahkan ke dalam tangannya untuk satu masa dan dua masa dan setengah masa (3,5 tahun).
Selama masa ini ia juga akan bekerja dengan Nabi Palsunya, yang akan menjalankan seluruh kekuasaan Antikristus. Dia akan membuat bumi dan penduduknya supaya menyembah Antikristus, dan akan melakukan tanda-tanda yang dahsyat untuk menyesatkan seluruh penduduk bumi, dan dia akan memerintahkan untuk membuat ikon (keserupaan, kloning) Antikristus, dan dia akan memberikan roh kepada ikon (keserupaan, kloning) Antikristus itu supaya ikon itu hidup dan dapat berbicara, dan dia akan membuat orang-orang yang tidak mau menyembah ikon itu untuk dibunuh.
Dia juga akan mengontrol dan mengawasi seluruh penduduk dunia dengan memerintahkan untuk diberikan tanda pada tangan kanan mereka atau pada dahi mereka, supaya tidak ada seorang pun dapat membeli atau menjual kecuali mereka yang mempunyai tanda atau nama atau bilangan Antikristus itu (Wahyu 13). Teknologi untuk mengontrol dan mengawasi seluruh penduduk dunia ini bahkan nampaknya sedang datang di tahun 2019 ini dengan diluncurkannya 5G, standar baru wireless dengan kecepatan 20 GB/detik (setara dengan streaming400 film resolusi 8K secara bersamaan. Teknologi 4G hanya berkecepatan 10-20 MB/detik). Satu hal yang menjadi keunggulan 5G adalah memiliki latency rate1 milidetik (latency rate 4G adalah 100-200 milidetik, refleks manusia 300 milidetik), yang artinya dapat mengirim dan menerima informasi berkapasitas masif secara realtime di belahan bumi mana pun, dan dapat menggantikan interaksi secara realtime. Itu artinya Anda dapat berinteraksi atau mengontrol orang, benda, atau karakter di belahan bumi mana pun, tanpa jeda. Itu juga berarti bahwa Antikristus dan Nabi Palsunya dapat mengawasi dan mengontrol setiap orang yang ada di muka bumi ini.
Antikristus dan Nabi Palsunya itu bersama-sama akan menempatkan kejijikan yang membinasakan – ikonnya – di Bait Suci, seperti yang diperingatkan oleh Tuhan Yeshua dalam Matius 24. Perhatikan baik-baik ayat ini, karena ini sangat penting, sehingga Matius memperingatkan para pembaca untuk mamahaminya baik-baik:
Matius 24:
  1. Oleh karena itu, bilamana kamu melihat pembinasa keji (Yunani βδέλυγμα τῆς ἐρημώσεως bdelugma tes eremoseos – Ibrani שִׁקּוּצִים מְשֹׁמֵם  shiqqutsim meshomem – kejijikan-kejijikan yang membinasakan) – seperti yang dibicarakan oleh Nabi Daniel (lihat Dan 9:27 di atas) – tengah berdiri di tempat yang kudus – para pembaca hendaklah memahaminya –
  2. maka biarlah mereka yang berada di Yudea melarikan diri ke pegunungan.
  3. Siapa yang berada di atap rumah, janganlah dia turun untuk mengambil apa pun dari rumahnya,
  4. dan siapa yang berada di ladang, janganlah dia pulang kembali untuk mengambil jubahnya.
  5. Dan celakalah bagi mereka yang sedang mengandung dan yang sedang menyusui pada hari-hari itu.
  6. Namun berdoalah supaya pelarianmu tidak terjadi pada musim dingin ataupun hari Sabat.
  7. Sebab, pada waktu itu akan terjadi kesusahan besar seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang, bahkan sekali-kali tidak akan pernah terjadi.
  8. Dan sekiranya hari-hari itu tidak diperpendek, maka semua makhluk tidak akan diselamatkan; tetapi karena orang-orang pilihan, hari-hari itu akan diperpendek.
Seperti yang dapat kita lihat, ini adalah “Peristiwa-peristiwa Nubuat” besar yang berpusat di sekitar “Perjanjian Damai” yang akan datang di masa depan mengenai Bangsa Israel dan Bangsa-bangsa Arab di sekitarnya. Kehadiran Antikristus akan ada di seputar peristiwa-peristiwa Bait Suci Ketiga di Yerusalem, karena di sanalah dia akan menyatakan dirinya sebagai Elohim (2 Tesalonika 2:4).
Jared Kushner, menantu Presiden Trump dan penasihat seniornya, mengatakan bahwa diperlihatkannya persatuan baru-baru ini di antara para pejabat Israel dan Arab pada konferensi yang didukung AS membuatnya merasa “optimis” tentang prospek perdamaian di Timur Tengah. Namun, sebuah sumber baru-baru ini mengindikasikan bahwa Palestina dan Yordania telah membentuk dewan gabungan untuk administrasi Gunung Bait Suci dan tempat-tempat suci Muslim lainnya di Yerusalem dalam upaya untuk mengantisipasi kemajuan rencana perdamaian regional Presiden AS Donald Trump dimana Trump mengatakan dia akan mengungkapkan “Deal of the Century” (Kesepakatan Abad Ini) segera setelah pemilihan umum 9 April 2019 di Israel.
Pada saat yang bersamaan, dalam rumor yang beredar di kalangan Haredi Israel, salah satu rabbi ultra Ortodoks paling terkemuka dalam generasi ini, Rabbi Chaim Kanievsky, menyatakan secara eksplisit bahwa “Mesias” sudah akan ada di sini sebelum pemilu Israel, 9 April 2019.
Rabbi Matityahu Glazerson, ahli Torah Code dari Israel, juga menemukan kode-kode dan mempublikasikan video Youtube berjudul “Mesias akan diurapi pada Purim 14 Adar” dan “Mesias akan datang sebelum Pemilu” dan “Mesias – Purim 14 Adar Elia”. Hari Raya Purim tahun ini akan jatuh pada 21 Maret 2019.
Pernyataan penolakan Sanhedrin terhadap Yeshua sebagai Mesias ben David, mengkonfirmasi bahwa “Mesias” yang mereka nantikan itu sesungguhnya adalah Antikristus itu sendiri, yang pertama-tama harus dinyatakan kepada dunia sebelum kedatangan Mesias Yeshua.
2 Tesalonika 2:8 maka si pendurhaka itu akan dinyatakan; tetapi Tuhan akan membinasakan dia dengan nafas dari mulut-Nya dan melenyapkan dia pada saat Dia datang kembali.
Jadi, apa artinya semua ini?
Perlu digarisbawahi bahwa kami tidak menyatakan bahwa Donald Trump ataupun Jared Kushner adalah Antikristus, karena berdasarkan Kitab Suci saja, mereka tidak memenuhi kriteria. Namun, semua hal-hal ini adalah “Batu-Batu Loncatan” yang pasti yang kita semua harus memperhatikan baik-baik! Marilah kita yang sedang berjaga-jaga terus menyaksikan dan berdoa ketika kita melihat penggenapan-penggenapan Nubuatan Alkitab semakin dipercepat tepat di depan mata!
Namun sayangnya, banyak di antara orang-orang percaya yang sekarang ini sedang tertidur nyenyak, sibuk dengan kepentingan-kepentingan duniawi, kemabukan dan pesta pora, sehingga tidak sadar dengan apa yang ada di depan.
Merupakan tanggung jawab seorang penjaga untuk meniup sangkakala ketika bahaya itu datang, untuk memperingatkan mereka supaya jangan mereka binasa. Namun seorang penjaga yang tidak membunyikan sangkakala ketika bahaya itu datang, dan ketika kebinasaan itu menimpa salah seorang dari antara mereka, Tuhan akan menuntut darahnya dari tangan penjaga itu. (Yehezkiel 33:3-6)
Jika Anda juga melihat datangnya bahaya itu dan ingin membunyikan sangkakala, silakan tekan tombol share (bagikan).

Terkait:

Referensi: