A story with tens of thousands of articles.

A story with tens of thousands of articles.
life and death, blessing and cursing, from the main character in the hands of readers.

Saturday, August 4, 2018

Terkuak, Sebelum Nyebrang Anies Sudah Dicuekin Plus Komentar Kocak Pembaca Seword

Terkuak, Sebelum Nyebrang Anies Sudah Dicuekin Plus Komentar Kocak Pembaca Seword

Ronindo . 4 days ago . 4 min read . 
Foto Wanabud yang terlihat sendirian nyebrang di zebra cross Thamrin menjadi viral dengan posenya dicukein para pejalan kaki kompak yang menyeberang bareng tapi sembari menepi sampai keluar zebra cross. Ogah deket sama Gabener. Ternyata terkuak, ada adegan yang lebih miris lagi dan tertangkap oleh fotografer Detik.com.
Perhatikan, beberapa orang yang sedang nyebrang (lihat foto di bawah artikel ini) ada cewek yang berbaju sebelumnya ada di posisi sebelah kiri Gabener sembari mengangkat HP. Saat berjalan menyeberang, cewek berbaju biru itu paling depan, jadi memang klop ini kejadian sebelumnya.
Makanya Jakarta itu kejam tapi juga cerdas. Lebih Kejam Ibu Kota daripada Ibu Tiri tepat ditujukan ke Anies karena warga Ibu Kota yang berada di sekitar Gabener bener-bener nggak peduli dengan kehadirannya. Kejam nian kelean! Sekaligus Jakarta warganya cerdas kendati persentasenya lebih sedikit dari yang memilih Wanabud, aksi cerdas warga Jakarta benar-benar epic!
Nampak di trotoar Pak Gubernur Anies sedang sibuk dengan smartphonenya mungkin hendak cari aplikasi kamera agar bisa selfie nanti saat nyebrang buat modal eksis di Instagramnya atau sedang sibuk membalas pesan, hanya Gabener dan Tuhan yang tahu.
Adegan di sekitarnya itu yang epic dan lebih miris serta lucu. Gabener dicuekin orang-orang sekitarnya sementara ada beberapa anak muda dibelakang Gabener melakukan wefie membelakangi Gabener.
Biasanya kalau ada pejabat top atau tokoh terkenal pastilah para fans yang akan melakukan wefie itu akan berpose di posisi depan sosok idolanya. Tapi yang terjadi kebalikan, para anak muda itu asyik dan sibuk wefie sendiri.
Sementara adegan di sekitarnya juga demikian, tak ada yang berinisiatif untuk mengajak foto Gubernur. Akhirnya fotografer Detik.com menangkap momen ini melengkapi adegan sesudahnya yaitu para pejalan kaki menyeberang meninggalkan Gabener atau malah menjauhinya.
Hadeuh, Wanabud ternyata tak menarik perhatian publik kecuali pemilih atau pendukungnya. Tapi di daerah yang elit di Thamrin itu rata-rata pekerja muda atau kalangan profesional yang sudah sangat cerdas.
Mereka sudah bisa melihat siapa pemimpin yang sebenarnya yang inspiratif, krearif, berintegritas dan terutama berprestasi dan bisa dipercaya serta pekerja keras. Publik Jakarta yang cerdas sudha tahu siapa tipe pemimpin yang demikian. Berhadapan dengan Gabener jelas sangat jauh kelas dan levelnya.
Makanya Gabener harus menerima kenyataan, warga Jakarta tak menginginkan Gubernur yang plin-plan dan berubah-ubah. Seperti Pelican Crossing aja dibilangnya kalau nggak cocok bisa diganti. Trotoar Sudirman yang ada rumput depan halte bisa dibongkar. Kali Item? Jangan tanya, waring atau jaring Cuma sementara. Jadi berubah-ubah, plin nggak ada plan. Plintat plintut tepatnya.
Nah, penulis mau menyajikan kutipan pembaca Seword mengenai mengapa para warga pejalan kaki itu cuek bebek saat sebelum nyebrang di artikel sebelumnya : https://seword.com/humor/apes-gabener-nyebrang-di-zebra-cross-sendirian-pejalan-kaki-minggir-maksimal-koplak-ozUEpxznY
Kocak dan cerdas banget alasan para netizen yang gemes, jengkel dan kreatif merespon foto tersebut:
Si memble berkomentar : Biasanya ada 3 jenis orang yg yg di hindari masyarakat:
1. Orang gila.
2. Orang jahat.
3. Orang .....apa bukan?
Adhi Endrawan • Ogah dijadiin backdrop...ntar ikutan beken masuk IG...😂
Aceng • Gw juga klo papasan ma GABECUS mendingan minggir dri pada ketularan pekok nya...
Hubai Dadah • Setelah menyelami tekhnik ngeles Anies, bila ditanya tanggapannya, akan berkata, "mereka tau saya profesional, mereka tak mau memperlambat langkah saya yang harus segera bekerja".
Hebat kan ? Preeeet
Dewa • Kenapa ga mau dekat2, karena nanti kalo cat zebra crossnya pudar/kotor mereka sudah tau bakal disalahin. Tanpa bukti aja berani nyalahin warga soal tiang, soal cat, soal kali. Apalagi ini ada bukti terfoto bersama di atas zebra cross.
"Seharusnya warga turut menjaga sustainability zebra cross ini, karena ini milik bersama, injaklah bagian aspal yg tidak bercat putih, karena putih itu melambangkan kesucian, harus kita rawat dan jaga. Jangan seperti mbak2 yg memakai kaus itu seperti yg bisa kita lihat bersama disini, ia menginjak bagian yg luhur & suci dari zebra cross ini." Kira2 bgtu dengan tata bahasa yg 10x lebih indah dari ini.
Ario Kamandanu : Kecolongan nech wan Abud......biasanya scenario disambut oleh Arifin Ilham, Rhoma , Pizahut bamukmin , dkk. sudah disiapkan terlebih dahulu agar kelihatan dicintai rakyat.
Lajessca Hatebe • Lha, katanya mau jadi presiden? Baru sebatas Jakarta aja kekuasaan, rakyatnya udah pada minggir, tak ingin atau jijik melihat pemimpinnya. Gimane seluruh Indonesia, ya? Ini yang dibilang si ramli yang bisa mengalahkan Jokowi? Dasar manusia pin pin bo...
nila suryana yang nyebrang bareng bukan yang kmaren kerumah beliau pagi pagi sih jadi yaa nyebar maksimal...hahaha, klo beliau naik mobil ada yg disuruh buka jalan nah yg ini gantian gabener buka jalan buat orang yang mau nyebrang..
Ngakak komentar terakhir dari Mbak Nila ini, jadi bagus juga nggak perlu vorrijder, jalan pasti akan terbuka dengan sendirinya, mobil dan orang pasti pada minggir ketika Gabener lewat. Kocak bin koplak, ada-ada aja.
 25.9k



No comments:

Post a Comment

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...